Asrama Telkom Untuk Mahasiswa dan Mahasiswi Telkom University




Bagi Anda yang memutuskan untuk melanjutkan studi di Telkom University, diwajibkan bagi Anda untuk tinggal di asrama Telkom yang sudah disediakan.

Anda harus tahu bahwa kebijakan bagi mahasiswa atau mahasiswi baru Telkom University adalah tinggal di asrama selama satu tahun pertama.

Jadi masa satu tahun pertama adalah masa dimana mahasiswa dan mahasiswi berorientasi dengan lingkungan kampus. Tidak hanya berorientasi terhadap sistem pembelajaran yang diberikan dan skill, melainkan juga harus beradaptasi dengan lingkungan teman sehingga dapat memaksimalkan jiwa sosial dari mahasiswa atau mahasiswi yang bersangkutan.  

Seperti apa kebijakan asrama Telkom bagi  mahasiswa atau mahasiswi Telkom University? Dan seperti apa rincian biayanya? Berikut kami akan bagikan informasi selengkapnya khusus untuk Anda. Let’s check these out!

Asrama Telkom Untuk Mahasiswa dan Mahasiswi

Sudah bukan rahasia lagi kalau sejak berdirinya Universitas Telkom atau Telkom University, mahasiswa atau mahasiswi baru yang melanjutkan studi harus menetap atau tinggal di asrama selama satu tahun pertama. 

Meskipun konsepnya asrama, Anda tak perlu takut tidak bisa kemana – mana. Jika ada kepentingan Anda masih bisa bebas keluar masuk asrama dan hidup Anda tidak hanya akan terkekang di dalam asrama. Walau kita harus akui karena konsepnya asrama maka tentu ada peraturan dan tata tertib yang harus dipenuhi atau dipatuhi oleh setiap mahasiswa atau mahasiswi terkait. 

Untuk infrastruktur sudah cukup baik. Asrama Telkom juga sangat luas. Terdapat hamparan rumput hijau serta sawah yang terbentang dan memanjakan mata. Kemudian sebuah gedung kuliah umum atau gedung GKU terdapat di bagian depan asrama. Di bagian dalam dari gedung tersebut terdapat sebuah kolam renang dan lapangan yang multifungsi. 

Dengan fasilitas tersebut tentu bisa menjadikan setiap mahasiswa atau mahasiswi dapat melakukan berbagai macam kegiatan yang menghibur. Tidak hanya berdiam diri di dalam kamar melainkan juga bisa beraktivitas dan bersosialisasi dengan teman se-asrama. 

Soal keamanannya, tidak perlu dikhawatirkan. Keamanan di asrama dijamin selama 24 jam non stop. Selama 24 jam penuh ada satpam yang bertugas bergantian dari pagi sampai malam untuk menjaga keamanan lingkungan asrama. Terdapat helpdesk juga di dalam asrama. 

Kemudian yang tak kalah menarik terdapat kakak senior yang ditugaskan untuk membantu adek tingkatnya jika mengalami kesulitan. Jadi dengan semua sistem dan keamanan yang diberikan para orang tua tidak perlu merasa cemas atau khawatir dengan anak – anaknya yang tinggal di asrama kampus. 

Asrama kampus Telkom yang mengharuskan setiap peserta didik untuk tinggal di sana selama satu tahun pertama memiliki gedung yang sangat luas. Gedung asrama untuk mahasiswi memiliki sebanyak 7 gedung sementara gedung asrama untuk mahasiswa memiliki sebanyak 10 gedung. Dengan semua fasilitas pendukung yang disediakan, total gedung asrama dilengkapi dengan 18 gedung yang ukurannya sangat besar dan luas.

Asrama di Telkom University terbagi ke dalam tiga jenis yaitu ada asrama putri untuk mahasiwa putri, asrama putra untuk mahasiswa putra dan asrama internasional yang merupakan sebuah asrama khusus mahasiswa kelas internasional atau yang ikut dalam program student exchange. 

Tentu banyak yang kemudian bertanya, apa sih bedanya dari ketiga asrama yang ada di kampus Telkom tersebut? 

Adapun perbedaan antara asrama putri, asrama putra, dan asrama internasional bisa Anda simak dalam penjelasan di bawah ini:

1. Asrama Putri
Asrama putri di kampus Telkom sebagaimana yang kita sudah jelaskan sebelumnya memiliki sebanyak 7 buah gedung. Gedung asrama untuk putri terdiri atas 7 gedung dari gedung A sampai dengan gedung F. Kemudian ada dua gedung tambahan yaitu gedung 11 dan gedung 12 yang terdapat di kompleks asrama putra. 

Karena konsepnya asrama bukan seperti kos – kosan yang membebaskan setiap orang keluar masuk kapan saja, asrama putri di kampus Telkom punya aturan sendiri. Mahasiswi yang tinggal di lingkungan asrama putri memiliki jam malam sampai dengan pukul 21.00 WIB saja. Di luar jam tersebut jika mahasiswi masih ada di luar akan kesulitan masuk. Mahasiswi juga masih harus izin dan menunggu satpam yang sedang melakukan patroli malam agar membukakan pintu. 

Biasanya mahasiswi diberikan waktu 30 menit untuk bisa masuk setelah jam 21.00 WIB lewat, akan tetapi mereka harus ikut peraturan dan menulis di kertas yang disediakan petugas mengapa bisa telat masuk ke dalam asrama pada jam malam. Misalkan kalau membuat tugas atau acara kampus biasanya akan diberikan maklum.

Di kampus Telkom, peraturan dan tata tertib kepulangan bagi asrama putri memang jauh lebih ketat. Hal ini dilakukan untuk menghindari hal – hal yang tidak diinginkan di dalam area lingkungan asrama putri atau pun terhadap mahasiswi yang tinggal di asrama. Hal ini karena keselamatan, kinerja dan skill dari penghuni asrama akan sangat berpengaruh terhadap reputasi kampus itu sendiri. 

Fasilitas di dalam asrama tergolong lengkap. Kamar mandinya juga bersih. Satu kamar diisi oleh empat orang jadi mahasiswa harus bisa berbagi dan beradaptasi jika sebelumnya di rumah masing – masing punya kamar sendiri yang berbeda dengan kamar saudara.

2. Asrama Putra
Selain terdapat asrama putri, Telkom University juga punya asrama khusus untuk putra. Asrama putra ini memiliki gedung yang jumlahnya lebih banyak dibandingkan gedung asrama putri. Setidaknya terdapat 10 gedung asrama putra yang lokasinya tidak jauh dari asrama putri.

10 gedung asrama untuk putra diberi nama gedung 1 – 10. Mengenai peraturannya, asrama putra menerapkan aturan yang jauh lebih slow dan lebih santai dibandingkan peraturan yang ditetapkan pada asrama putri.

Hal ini juga mengingat jenis kelamin putri yang lebih ‘rawan’ dibandingkan putra yang lebih maco. Pada asrama putra bahkan tidak dikenakan jam rawan sebagai bagian dari aturan dan tata tertibnya. Securitynya pun pada akhirnya juga lebih slow menanggapi anak – anak pria yang bahkan sering nongkrong malam. 

Aturan ini yang seringkali menjadi perdebatan di lingkungan asrama karena tidak semua penghuni asrama putri merasa adil dengan aturan yang ada. Asrama putri dikenakan jam rawan di atas jam sembilan malam, sementara tidak ada aturan jam malam untuk asrama putra. Bahkan tidak ada catatan khusus seperti yang dikenakan pada asrama putri meski mahasiswa putra terlambat pulang di atas jam 22.00 WIB.

Bahkan sebagian dari mahasiswa putra ada yang pulang sampai di atas pukul 22.00 WIB. Padahal sebagaimana yang kita sudah tahu bahwa seharusnya jam malam asrama putra sampai pukul 22.00 WIB saja. Nah, sistem yang semacam ini yang perlu untuk dibenahi. Namun overall untuk segala hal yang didapatkan oleh asrama putri atau pun putra di lingkungan asrama sudah sangat baik utamanya fasilitas penunjang pembelajaran yang dihadirkan.

Namun kelonggaran tersebut sepadan dengan hal – hal menarik bagi pria yang tidak boleh dilakukan mahasiswa putra di lingkungan asrama. Biasanya pria suka merokok atau menghisap vaporize. Nah, di asrama putra, semua kegiatan tersebut tidak diperbolehkan. Oleh sebab itu generasi mahasiswa yang tinggal di asrama putra tidak akan ditemui merokok atau menghisap vaporize karena rokok, vaporize dan sejenisnya dilarang masuk lingkungan asrama.

Akan dilakukan sidak dalam beberapa kurun waktu oleh petugas untuk mengetahui ada yang bandel atau tidak. Namun tanpa sidak pun sebenarnya tidak akan ada mahasiswa yang berani membawa rokok atau vaporize karena sistem alarm bisa mendeteksi barang – barang tak diperbolehkan tersebut. Sama halnya dengan di asrama putri, asrama putra kapasitas per kamarnya juga dihuni sebanyak 4 orang.

Namun biasanya untuk anak laki – laki semakin banyak jumlah penghuni kamar mereka akan jauh lebih merasa seru karena memiliki teman sekamar yang banyak. Mereka pun bisa sangat akrab dan seru – seruan bareng tanpa ada rasa sepi atau kesepian.

3. Asrama khusus mahasiswa international
Asrama Telkom yang dihadirkan tidak hanya asrama putra dan putri saja melainkan ada asrama khusus yaitu asrama Internasional. Jadi, asrama khusus ini diperuntukkan bagi mahasiswa internasional yang sedang melakukan student exchange.

Asrama khusus ini berada di gedung L dan biasa disebut sebagai asrama L untuk asrama khusus mahasiswa internasional. Selain sebagai asrama, gedung L sendiri dulunya merupakan Badan Kemahasiswaan Kampus.

Kemudian Badan Kemahasiswaan Kampus pindah ke wilayah Teknik Elektro yang terdapat tepat di dekat Student Center. Akhirnya ruangan ini menjadi asrama internasional sampai saat ini. Asrama internasional berbeda dengan asrama reguler untuk mahasiswa putra dan putri.

Asrama internasional banyak dihuni mahasiswa luar negeri dan memiliki ruang yang luas. Satu kamar hanya diisi oleh satu orang seperti tempat kos khusus. Tentu hal ini berbeda dengan asrama putra dan putri yang satu kamarnya harus diisi oleh sebanyak 4 orang sekaligus.

Tentu luas kamar dari asrama internasional lebih luas dibandingkan asrama putra atau asrama putri. Oleh sebab itu hal ini memberikan kelebihan. Salah satunya adalah kamar yang lebih luas bisa disewakan sebagai penginapan.

Banyak penghuni asrama internasional yang menyewakan kamarnya. Biasanya mereka membanderol harga per malam 100 ribu sampai 150 ribu rupiah. Dengan begitu akan jadi lebih cuan dan mendapat sedikit tambahan uang jajan.

Sebagai informasi yang penting Anda tahu juga tentang asrama Telkom bahwa asrama ini dikenakan biaya. Biaya asramanya sebesar 2,5 juta rupiah per tahun untuk setiap mahasiswa baru. Namun untuk biaya asrama mahasiswa internasional kabarnya lebih mahal daripada biaya asrama putri dan asrama putra reguler.

Biaya asrama internasional dibanderol sekitar 3,5 juta per tahun. Biaya ini bisa naik sewaktu – waktu tergantung juga atas kebijakan dari kampus. Lantas, bisakah program meringankan biaya asrama?

Nah, untuk Anda yang melanjutkan studi di Telkom University dan lolos dalam program bidikmisi, maka selain biaya pendidikan yang gratis biaya asrama pun gratis alias tanpa dipungut biaya sama sekali.

Selain biaya asrama yang gratis, bagi mahasiswa atau mahasiswi yang diterima dalam jalur program bidikmisi akan mendapatkan beberapa keistimewaan seperti:

-  Mendapatkan penggantian biaya kedatangan pertama sesuai apa yang telah ditetapkan dalam peraturan perundang – undangan yang berlaku
- Bebas dalam biaya pendidikan yang dibayarkan kepada perguruan tinggi
- Mendapatkan subsidi biaya hidup sebesar Rp 700.000,00 setiap bulan disesuaikan pertimbangan biaya hidup pada masing – masing wilayah

Lantas, seperti apa tata cara mendaftar bidikmisi untuk masuk di Universitas Telkom?

- Melakukan pendaftaran di situs bidikmisi belmawa risetdikti (Pastikan Anda yang akan ikut program ini sudah memiliki kartu peserta bidikmisi)
- Melakukan pendaftaran pada website smb.telkomuniversity
- Upload semua kelengkapan berkas pada akun pendaftaran Telkom University

Adapun beberapa jenis berkas yang perlu dilampirkan calon mahasiswa atau mahasiswi yang ingin ikut dalam program bidikmisi sehingga mendapatkan keringanan biaya pendidikan, mendapatkan uang saku untuk biaya hidup per bulan, serta mendapatkan asrama Telkom gratis di antaranya: 

- Menyertakan kartu peserta bidikmisi
- Menyertakan formulir bidikmisi
- Akta kelahiran
- Ijazah atau SKL
- Rapor semester 1 sampai 6
- Surat keterangan tidak mampu dari sekolah dan RT atau RW setempat
- Foto tempat tinggal
- Kartu Keluarga
- Kartu Indonesia Pintar
- Surat Kelulusan seleksi Tel-U

Asrama Telkom Menjadi Wadah Perkembangan Kurikulum Framework ASAS

Asrama Telkom University sejatinya merupakan suatu wadah bagi setiap mahasiswa baru agar mereka bisa beradaptasi dengan teman baru dan membentuk softskill serta membangun karakter sebagai bagian dari Telkom University.

Guna mendukung hal tersebut, dibuat softskill development program atau yang lebih dikenal dengan framework ASAS. Mengenai framework ASAS ini merupakan suatu skema yang terdiri atas empat pilar yaitu pilar adaptif, pilar spiritual, pilar akademik dan pilar sosial.

Dalam segala kegiatan di asrama, empat pilar ini menjadi fokus pembelajaran utama. Kegiatan yang dilakukan pun terbagi ke dalam dua kategori yaitu kompetisi dan kebersamaan yang di dalamnya dimasukkan keempat pilar tersebut.

Tujuannya bahwa mahasiswa baru dapat beradaptasi dengan lingkungan baru, memahami keyakinan agama yang dianut oleh masing – masing orang, mampu meningkatkan kemampuan akademis penghuni dan membantu dalam setiap kegiatan mata kuliah. Karakter setiap pemimpin pun dibentuk termasuk kerjasama, loyalitas, kompetisi, toleransi, gotong royong dan sikap pantang menyerah satu sama lain  akan dipupuk di sini.

Framework ASAS dalam tata laksananya melibatkan seluruh elemen terkait yang ada di dalam ruang lingkup Universitas Telkom ini. Tidak hanya dosen dan semua pengajar, mahasiswa dan mahasiswi pun diwajibkan dapat berperan secara aktif. Hal ini diharapkan kegiatan yang muncul merupakan berbagai macam komponen kegiatan kreatif dan unik yang sejalan dengan tujuan yang ingin dicapai. Adapun kegiatan yang berjalan sekarang ini dalam pembelajaran framework yang dibangun di antaranya meliputi dorm team, dorm percussion, dorm id, dorm tutor, dorm pattimura ranger dan berbagai kegiatan yang lain.

Kelebihan Sistem Asrama di Telkom University

Diterapkannya sistem asrama bagi mahasiswa dan mahasiswi Telkom University tentu saja memberikan banyak manfaat bagi setiap peserta didik. Adapun beberapa manfaat pemberlakuan sistem asrama Telkom bagi setiap mahasiswa dan mahasiswi baru sebagai berikut:

1. Memiliki banyak teman baru
Karena tinggal di sebuah asrama yang sama – sama melanjutkan studi di Telkom University, masing – masing mahasiswa dan mahasiswi tentu akan lebih mudah memahami satu sama lain. Karena tinggal di lingkungan yang sama selama 24 jam penuh, tentu saja setiap mahasiswa dan mahasiswi akan lebih mudah menjalin keakraban. Adanya rasa seperjuangan sepenanggungan juga akan terbentuk antara satu dengan yang lain sehingga bisa dipastikan setiap mahasiswa dan mahasiswi baru akan memiliki semakin banyak teman.

2. Latihan beradaptasi dengan lingkungan dan kawan baru
Pada asrama putri dan asrama putra, satu kamar yang dihuni oleh 4 orang dari asal dan latar belakang yang berbeda mau tidak mau membuat penghuni asrama harus mampu beradaptasi satu sama lain jika ingin betah selama satu tahun bertemu dan berkumpul orang yang sama setiap hari.  Perbedaan visi dan misi pun pasti akan terjadi di awal berkumpul. Mulai dari kebiasaan beres – beres kamar, kebiasaan tengah malam sebelum tidur, kebiasaan belajar masing – masing orang, aktivitas menelepon sampai dengan urusan keuangan. Semua itu menuntut semua pihak toleransi dan berani mendiskusikan sesuatu masalah untuk mendapatkan pemecahan masalah. Dengan begitu proses adaptasi antar penghuni kamar akan memiliki integritas yang bagus.

3. Melakukan kegiatan positif yang semakin produktif
Di asrama ada istilah Telkom Dormitory. Telkom Dormitory merupakan tim senior dari Badan Kemahasiswaan yang memiliki tugas untuk mengurus segala macam kegiatan yang ada di asrama. Mereka akan mengurus acara agar penghuni asrama bisa selalu aktif dan produktif selama satu tahun di asrama. Dalam setiap kegiatan atau acara yang diselenggarakan wajib diikuti. Acara yang diikuti pun menjadikan penghuni asrama akan mendapat tambahan atau nilai poin yang berbeda dan bisa ditukarkan menjadi nilai akhir sebagai syarat kelulusan. Kegiatan rutin bulanan juga dihadirkan dan harus diikuti seluruh penghuni asrama. Kegiatan bulanan itu sendiri selain membuat Anda mendapat perolehan poin nilai, juga bermanfaat untuk melatih adaptasi dengan teman dari asrama lain atau sesama asrama. Kreatifitas dan kerja sama pun akan diasah.

4. Belajar untuk hidup secara sederhana
Kehidupan asrama yang jauh dari orang tua mau tidak mau memaksa setiap mahasiswa atau mahasiswi yang tinggal di asrama agar bisa hidup lebih hemat dan sederhana. Jika uang saku terbatas setiap bulan, maka setiap mahasiswa dan mahasiswi harus memiliki cara sendiri yang dilakukan agar uang mereka cukup untuk satu bulan sampai ada kiriman uang saku di bulan berikutnya. Selain tentang mengelola keuangan, mahasiswa dan mahasiswi pun akan belajar bagaimana mencuci baju sendiri, menyetrika baju sendiri, memasak sendiri, mengurus galon dan token listrik sendiri. Semuanya harus dilakukan sendiri – sendiri karena tak ada yang bisa diandalkan di asrama. Semua orang bertanggung jawab terhadap diri dan hidupnya masing – masing.

Tata Tertib Asrama Telkom

- Dilarang membawa senjata tajam yang berbahaya bagi diri sendiri atau pun berpotensi melukai orang lain 

- Selama tinggal di asrama, harus mematuhi aturan jam malam sampai pukul 21.00 WIB untuk asrama putri dan 22.00 WIB untuk asrama putra. 

- Tertib melakukan jadwal piket pengurusan dan pemeliharaan kamar serta infrastruktur asrama sesuai tugas dan kesepakatan

- Tidak boleh membawa rokok, vaporize, sabu – sabu, ganja dan berbagai barang haram lainnya

- Mengerjakan tugas dan mengumpulkannya tepat waktu

- Tidur setelah semua tugas selesai agar bisa melakukan aktivitas keesokan harinya secara lebih fresh

- Tidak boleh membully teman satu asrama

- Belajar beradaptasi dan hidup rukun satu sama lain

Itulah sekilas informasi tentang bagaimana kehidupan asrama Telkom yang merupakan suatu program wajib satu tahun bagi setiap mahasiswa atau mahasiswi baru yang melanjutkan studi bersama Telkom University. Pastikan Anda yang berniat melanjutkan studi di Telkom University sudah mengantongi semua informasi di atas dan selamat beraktivitas!

Follow Instagram : @seputarinfo.telu

#TelkomUniversity
#InstagramTelkom
#SeputarInfoTelkomUniversity